Kanker serviks atau biasa disebut kanker leher rahim..Kanker ini cukup perlu kita waspai sebagai kaum hawa :(..Menurut dr. Sri Nurhayati, Tumbuhnya sel-sel secara tidak normal pada leher rahim ini disebabkan Human Papilloma Virus (HPV).Oleh karena itu, sedini mungkin setiap perempuan mesti melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah leher rahimnya terinveksi HPV atau tidak.Cara penularan HPV biasanya lewat hubungan seksual dan penggunaan bersama-sama alat pribadi, seperti handuk atau pakaian. HPV menyerang perempuan setelah berhubungan seks, meski tidak bisa dikatakan virus ini datang dari lelaki. Tapi virus itu sebenarnya juga sudah ada dalam tubuh perempuan sejak di atas umur 10 tahun. Itu makanya sebelum dan sesudah si perempuan melakukan seks (dalam konteks pernikahan) selalu di vaksinasi..Untuk pemeriksaan dapat dilakukan dengan cara berikut :
yaitu dengan cara Pap Smear atau Inspeksi Visual Asetat (IVA)yang dilakukan dengan mengambil cairan pada leher rahim, untuk diperiksa setiap sel-selnya. Bila diketahui kanker sudah diidap, beberapa tindakan untuk menghilangkan HPV penyebab kanker serviks ini dapat dilakukan, antara lain bedah (surgical treatmet), radioterapi (penyinaran), kemoterapi (mengosumsi obat atau di infus), dan terapi paliatif, yang difokuskan pada peningkatan kualitas hidup pasien. Namun dari tindakan yang ada ditentukan sejauh mana stadium kanker serviks tersebut. Bila sudah stadium lanjut maka wajib dilakukan tindakan bedah.
sumber : Kompas.com
yaitu dengan cara Pap Smear atau Inspeksi Visual Asetat (IVA)yang dilakukan dengan mengambil cairan pada leher rahim, untuk diperiksa setiap sel-selnya. Bila diketahui kanker sudah diidap, beberapa tindakan untuk menghilangkan HPV penyebab kanker serviks ini dapat dilakukan, antara lain bedah (surgical treatmet), radioterapi (penyinaran), kemoterapi (mengosumsi obat atau di infus), dan terapi paliatif, yang difokuskan pada peningkatan kualitas hidup pasien. Namun dari tindakan yang ada ditentukan sejauh mana stadium kanker serviks tersebut. Bila sudah stadium lanjut maka wajib dilakukan tindakan bedah.
sumber : Kompas.com
6 komentar:
iya niih.... serem kalo baca2 info ttg kesehatan organ kewanitaan....
udah ada vaksin HPV sayangnya harganya masih mahal yaa....
wah menyeramka, nice post loly.
thx for sharing, sgt bermanfaat utk pencegahan tentunya.. :)
waduh...jadi takut...
tapi emang harus diperiksa secara rutin kok ya
ths infonya ya
besok pengen papsmear jadinya....
ya mbak..waktu baca info ini..loly langsung kepikiran utk buat posting..tuk jaga2 aja buat kita kaum hawa.Makasih ya para mbak udah comment..
Ada kabar baik nih bagi penderita kanker serviks.. Ada teknologi baru yang mampu membantu perawatan penyakit ini namanya TRANSFER FACTOR. Sudah mendapat rekomendasi dari Kementrian Kesehatan Rusia untuk pengobatan kanker dan masuk ke Buku Rujukan Dokter di Amerika (PDR) sejak tahun 2003. Sudah diterbitkan lebih dari 3500 uji klinis manfaat penggunaannya bagi kesehatan manusia.
http://thetransferfactorindonesia.com
Post a Comment